Nunung Jual Semua Aset dan Pilih Tinggal di Kos karena Keadaan

starsunleash.comNunung, komedian terkenal yang pernah bergelimang harta, kini harus menjual semua asetnya, termasuk rumah dan mobil, untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya pengobatan. Keputusan ini tidaklah mudah, namun Nunung merasa tidak memiliki pilihan lain. “Saya jual rumah di sini supaya keluarga di Solo punya tempat tinggal. Jadi uangnya saya pakai untuk beli rumah di sana,” ujar Nunung dengan mata berkaca-kaca.

Salah satu alasan utama Nunung menjual asetnya adalah untuk biaya pengobatan kanker payudara yang dideritanya. “Ya semua dijual karena kebutuhan udah semakin banyak, saya harus berobat terus, nggak boleh putus. Karena saya kan ada beberapa penyakit, berobat mahal banget, butuh biaya hidup untuk keluarga juga,” jelas Nunung sambil menahan air mata. Biaya pengobatan yang mahal dan kebutuhan hidup yang semakin meningkat membuat Nunung harus mengambil langkah drastis ini.

Setelah menjual rumah, Nunung memilih tinggal di sebuah kamar kos sederhana di Pancoran, Jakarta Selatan, bersama suaminya. Keputusan ini diambil karena menyewa rumah dianggap terlalu besar untuk mereka berdua. “Aku ngekos di Pancoran, nanti main deh. Ngekos satu kamar sama suami. Mau gimana lagi, mau ngontrak rumah karena berdua kebesaran. Kalau mau beli kan pasti harus nabung dulu,” katanya. Meskipun kehidupannya telah berubah drastis, Nunung tetap berusaha menyesuaikan diri dengan keadaan dan mencari cara agar tetap bisa menjalani hidup dengan nyaman.

Meskipun telah kehilangan banyak aset, Nunung masih memiliki pekerjaan di Jakarta. Dia kerap mendapat panggilan kerja, sehingga memilih untuk tetap tinggal di ibu kota. “Satu-satunya jalan karena masih ada pekerjaan kan, sering dipanggil-panggil gitu, (pilih) ngekos aja ya, yah? Ya nggak apa-apa, ya ngekos,” ungkapnya. Bagi Nunung, selama masih ada pekerjaan yang bisa dikerjakan, dia akan terus berjuang. Dia yakin bahwa selama masih bisa berusaha, kehidupannya akan tetap berjalan.

Nunung juga harus menghadapi berbagai cobaan dalam hidupnya. Namun, dia selalu berusaha untuk menerima semua yang terjadi dengan ikhlas. “Ya karena aku setiap ada cobaan entah itu cobaan dari Allah, entah dari saya perbuat sendiri, itu selalu ikhlas menerimanya, ya udah ikhlas aja, jalanin aja,” kata Nunung penuh ketegaran4. Dia percaya bahwa setiap ujian yang datang adalah bagian dari perjalanan hidupnya. Dengan keikhlasan, dia terus melangkah maju meskipun banyak tantangan yang harus dihadapinya.

Sejak dulu, Nunung selalu mengutamakan keluarganya. Hal ini tidak lepas dari pesan sang ayah sebelum meninggal dunia. “Waktu bapak mau pergi tuh dia pesan, ‘Tolong pangku ya keluarga,’ itu wasiat bapak aku. Makanya sampai sekarang aku tuh selalu apa-apa untuk keluarga,” tuturnya. Nunung merasa bertanggung jawab untuk memastikan keluarganya memiliki tempat tinggal yang layak dan kebutuhan hidup yang tercukupi.

Meskipun telah menjual banyak aset, Nunung masih memiliki beberapa bisnis yang berjalan. Bisnis indekos besar di Solo, bisnis villa di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, dan rumah makan SONGOSENG by Mami Nunung di Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah, masih menjadi sumber penghasilan bagi Nunung14. Bisnis-bisnis ini juga menjadi salah satu cara Nunung untuk menafkahi keluarganya.

Nunung Srimulat, komedian legendaris yang pernah memiliki banyak aset, kini harus menjual semua hartanya untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya pengobatan. Keputusan ini diambil dengan berat hati, namun Nunung tetap berusaha untuk menerima keadaan dengan ikhlas dan terus berjuang demi keluarganya. Meskipun hidup di kos-kosan, Nunung tetap optimis dan berusaha untuk menjalani hidup dengan baik, sambil terus mencari peluang untuk memperbaiki keadaan.

Prabowo dan Gibran Hadiri Penutupan Kongres VI Partai Demokrat

starsunleash.comKongres VI Partai Demokrat yang berlangsung di Jakarta resmi ditutup dengan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Acara penutupan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan menteri-menteri di Kabinet Merah Putih.

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di lokasi acara sekitar pukul 19.00 WIB. Keduanya tampil kompak mengenakan pakaian tradisional Betawi, dengan atasan jas dan kain yang melilit pinggang. Prabowo mengenakan kopiah berwarna hitam, sementara Gibran mengenakan kopiah serupa.

Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan pentingnya persatuan dan kerja sama antarpartai politik untuk membangun Indonesia yang lebih baik. Ia juga menekankan pentingnya peran Partai Demokrat dalam koalisi pemerintahan saat ini.

“Kita harus terus bekerja sama untuk mewujudkan cita-cita bangsa. Partai Demokrat adalah salah satu pilar penting dalam koalisi kita, dan saya berharap kita bisa terus bersama-sama membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Prabowo.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyambut baik kehadiran Prabowo dan Gibran. Ia menyatakan bahwa Partai Demokrat akan terus mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran untuk mewujudkan program-program yang pro-rakyat.

“Kami dari Partai Demokrat akan terus mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. Kami berkomitmen untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik,” kata AHY.

Kongres VI Partai Demokrat ini berlangsung selama beberapa hari dengan agenda utama pemilihan ketua umum dan penyusunan program kerja partai untuk lima tahun ke depan. AHY kembali terpilih sebagai ketua umum Partai Demokrat secara aklamasi.

Kehadiran Prabowo dan Gibran dalam penutupan Kongres VI Partai Demokrat menunjukkan komitmen mereka untuk terus memperkuat koalisi pemerintahan. Dukungan dari Partai Demokrat diharapkan dapat memperkuat sinergi antarpartai politik dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

Pramono Anung Akan Resmikan RDF Plant Rorotan April 2025

starsunleash.comGubernur Jakarta, Pramono Anung, akan meresmikan fasilitas pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) Plant di Rorotan, Jakarta Utara, pada April 2025 mendatang. Fasilitas ini diharapkan menjadi solusi efisien dalam menangani masalah sampah di ibu kota.

“Insya Allah pada bulan April tempat ini akan dilaunching oleh Pak Gubernur,” ujar Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, usai melakukan peninjauan di RDF Rorotan, Selasa (25/2/2025).

Menjelang peresmian, sejumlah perbaikan terus dilakukan, termasuk mengatasi keluhan warga sekitar terkait bau tak sedap dari RDF yang terjadi beberapa waktu lalu. Rano menjelaskan bahwa bau tak sedap yang sempat muncul berasal dari unit Advanced Oxidation Process (AOP) pada sistem deodorizer yang saat itu belum beroperasi penuh. Namun, ia memastikan masalah tersebut kini telah diperbaiki.

Selain menangani masalah bau, Rano juga meminta agar akses jalan menuju RDF Plant diperbesar guna memperlancar mobilisasi truk sampah. “Truk-truk sampah itu agak besar. Jadi, dia harus movingnya itu tidak boleh terganggu dan ternyata memang sudah ada dalam perencanaan,” ungkap Rano.

RDF Plant Rorotan dirancang untuk mengolah sekitar 2.500 ton sampah per hari, atau setara dengan 30 persen dari total sampah di Jakarta. Fasilitas ini menggunakan teknologi RDF, yang mengubah sampah menjadi bahan bakar alternatif, salah satunya untuk industri semen.

Pramono Anung berkomitmen untuk mengurangi bau tidak sedap yang ditimbulkan oleh pengoperasian RDF Plant di Rorotan. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kondisi RDF Plant yang saat ini masih dalam tahap uji coba. “Ketika sekarang masih ada komplain mengenai bau, mudah-mudahan bisa dikurangi dan sebagainya. Nanti akan kami kerjakan bersama-sama,” kata Pramono dalam pidatonya di ruang rapat paripurna DPRD Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Pramono juga mengungkapkan rencananya untuk mengusulkan agar RDF Plant segera diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto. “Mudah-mudahan (disetujui) setelah uji coba sampai dengan bulan April,” ungkapnya.

RDF Plant Rorotan yang dibangun sejak Maret 2024 lalu, diproyeksikan menjadi salah satu tempat pengolahan sampah terbesar di dunia. RDF yang dihasilkan nantinya akan disalurkan ke berbagai industri, termasuk pabrik semen, sebagai bahan bakar alternatif. Material lain seperti kayu yang tidak dapat diolah menjadi RDF juga akan diproses lebih lanjut agar dapat dimanfaatkan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta, Asep Kuswanto, menyebutkan bahwa alat ini diperkirakan akan mampu mengolah 2.500 ton sampah setiap harinya. Jumlah ini setara dengan sepertiga dari total sampah yang dihasilkan warga Jakarta dan dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang setiap harinya.