Trenggiling, atau yang dikenal juga dengan nama pangolin, adalah mamalia yang unik dengan ciri khas berupa sisik keras yang menutupi hampir seluruh tubuhnya. Sayangnya, trenggiling adalah salah satu hewan yang terancam punah, terutama karena praktik perburuan ilegal untuk daging dan sisiknya yang dipercaya memiliki khasiat obat dalam pengobatan tradisional. Oleh karena itu, merawat trenggiling bukan hanya melibatkan aspek-aspek khusus kehidupan hewan ini, tetapi juga harus memperhatikan regulasi perlindungan hewan yang berlaku.

Perizinan dan Regulasi
Sebelum memulai merawat trenggiling, Anda harus memahami bahwa trenggiling dilindungi oleh undang-undang di banyak negara dan tidak boleh dipelihara sebagai hewan peliharaan. Pastikan Anda memiliki izin yang sesuai dari otoritas konservasi setempat jika Anda terlibat dalam rehabilitasi atau perawatan trenggiling yang diselamatkan.

Habitat yang Sesuai

  1. Kandang yang Aman: Trenggiling memerlukan kandang yang luas dengan tempat bersembunyi dan cukup ruang untuk bergerak. Kandang harus aman dan terlindungi dari predator.
  2. Substrat: Gunakan substrat seperti serutan kayu atau pasir yang memungkinkan trenggiling untuk menggali.
  3. Temperatur dan Kelembaban: Pastikan kandang memiliki suhu dan kelembaban yang tepat untuk meniru habitat alami mereka.

Nutrisi yang Tepat
Trenggiling adalah hewan insektivora yang memakan semut dan rayap. Dalam penangkaran, mereka mungkin memerlukan diet khusus yang terdiri dari:

  1. Insektivora Formula: Bisa diberikan dalam bentuk bubur yang mengandung protein dan nutrisi yang diperlukan.
  2. Suplemen: Kalsium dan vitamin lain mungkin diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang dan sisik mereka.
  3. Air: Selalu sediakan air segar untuk minum.

Perilaku dan Kebiasaan

  1. Pengayaan Lingkungan: Berikan benda-benda dalam kandang untuk membantu mengasah insting alami mereka dalam mencari makan dan bersembunyi.
  2. Jadwal Makan: Trenggiling biasanya aktif di malam hari (nokturnal), sehingga memberi mereka makan di malam hari akan meniru ritme alami mereka.

Perawatan Kesehatan

  1. Pemeriksaan Rutin: Lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala dengan bantuan veteriner yang berpengalaman dengan spesies eksotis.
  2. Pengamatan Perilaku: Pantau perilaku trenggiling untuk tanda-tanda stres atau penyakit, seperti kehilangan nafsu makan atau sisik yang rusak.

Perlindungan dan Konservasi
Seperti disebutkan sebelumnya, trenggiling adalah hewan yang dilindungi. Keterlibatan dalam program konservasi dan edukasi masyarakat untuk menghindari perdagangan ilegal adalah bagian penting dari perawatan mereka.

Kesimpulan
Merawat trenggiling bukanlah tugas yang mudah dan membutuhkan dedikasi serta pemahaman mendalam tentang kebutuhan spesifik mereka. Perawatan ini hendaknya hanya dilakukan oleh para profesional atau organisasi yang memiliki izin dan dilatih khusus dalam penanganan spesies yang terancam punah ini. Dengan memperhatikan aspek legal, habitat, nutrisi, perilaku, dan kesehatan, kita dapat berkontribusi pada upaya pelestarian trenggiling dan membantu memastikan bahwa spesies unik ini dapat terus bertahan untuk generasi mendatang.