Polda Jatim Selidiki Penembakan Salah Satu Tokoh Masyarakat Di Sampang

STARUNLEASH – Penembakan, dikenal sebagai proses memicu peluru dari senapan atau meluncurkan proyektil lain seperti panah atau ketapel, sering dikaitkan dengan kegiatan berburu atau sebagai bagian dari pertandingan olahraga.

Menurut Pasal 81 dan Pasal 81 ayat (2) dalam regulasi yang ditetapkan oleh Kepala Kepolisian, warga negara sipil diijinkan memiliki senjata api dengan syarat utama yaitu untuk keperluan bela diri, dan tidak untuk keperluan lain.

Proses perizinan untuk kepemilikan senjata api atau airsoft gun melibatkan serangkaian prosedur yang ketat sebelum izin akhirnya diberikan.

Airsoft gun, menurut definisi dalam Pasal 1 ayat 2 dan 3 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, tidak dikategorikan sebagai senjata api.

Di Indonesia, senapan angin dengan kaliber 4,5 mm tidak memerlukan izin khusus, sementara senapan angin dengan kaliber di atas 5,5 mm memerlukan izin resmi.

Baru-baru ini, pada Senin, 25 Desember 2023, kepolisian di Sampang, Jawa Timur, sedang menyelidiki sebuah insiden penembakan yang menimpa seorang tokoh masyarakat berumur 49 tahun di Kecamatan Banyuates. Kepolisian Daerah Jawa Timur terlibat dalam penyelidikan kasus ini.

Kepala Unit Reskrim Polres Sampang, Inspektur Satu Edi Eko Purnomo, menginformasikan bahwa kasus penembakan masih dalam tahap penyelidikan intensif.

Kepolisian setempat telah melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara dan mengumpulkan bukti serta kesaksian.

Edi mengungkapkan, “Penyelidikan masih berlangsung dan kami sudah melakukan berbagai langkah investigasi yang detilnya belum bisa kami beberkan saat ini.”

Hingga kini, belum teridentifikasi siapa pelaku yang menembak korban. Namun, Edi memastikan bahwa Kepolisian Daerah Jawa Timur mendukung penuh proses penyelidikan yang sedang berlangsung.

“Kami sudah mencatat kemajuan, tapi proses penyelidikan masih berlanjut. Kami bekerja sama dengan tim dari Polda Jatim untuk melakukan pengawasan dan melanjutkan penyelidikan di lapangan,” tambah Edi.

Edi juga menekankan bahwa kepolisian menjalankan tugasnya dengan profesional dalam menangani kasus ini, termasuk menanggapi informasi bahwa korban adalah seorang relawan pemilu dengan nomor urut 02.

Putranya Menembak Seorang Guru, Wanita Asal AS Dibui Selama 2 Tahun

STARSUNLEASH – Seorang wanita bernama Deja Taylor di Virginia, AS, dijatuhi hukuman dua tahun penjara karena putranya yang berumur enam tahun menembak gurunya pada Jumat (15/12/2023) waktu setempat.

Diketahui bahwa putra Deja Taylor menembak seorang guru sekolah dasarnya pada tanggal 6 Januari lalu, membawa senjata api milik ibunya ke sekolahnya di Virginia. Korban mengalami luka-luka di tangan dan dadanya akibat penembakan dan harus dirawat di rumah sakit selama dua minggu.

Sebelum ini, Taylor yang diketahui berusia 26 tahun, telah dijatuhi hukuman 21 bulan penjara pada bulan November karena didakwa memperoleh senjata api secara ilegal dan membuat pernyataan palsu pada formulir pemerintah yang diperlukan untuk membeli senjata tersebut.

Taylor membuat pernyataan palsu yang tentang formulir Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak dengan menyatakan bahwa dia tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang.

Christopher Papile, hakim Pengadilan Wilayah Newport News, menjatuhkan hukuman tambahan dua tahun penjara kepada Taylor atas pelanggaran pengabaian anak-anak. Taylor akan menyelesaikan hukuman penjara 21 bulannya setelah menjalani hukuman penjara tambahan tersebut.

Saat Amerika Serikat sedang mengalami banyak insiden senjata api mematikan yang melibatkan kaum muda, tekanan untuk menghukum orang tua yang membiarkan anak-anak mereka memiliki senjata api meningkat.

Hal ini juga didukung oleh aturan kepemilikan senjata api AS, yang telah ada sejak 1791, yang berarti bahwa membeli dan memiliki senjata api telah diizinkan sejak lama. Selain itu, diketahui bahwa Amerika Serikat saat ini adalah negara maju dengan jumlah pembunuhan tertinggi di seluruh dunia.

Bulan lalu, ayah dari seorang pria dari Illinois yang dituduh membunuh tujuh orang di parade Hari Kemerdekaan AS mengaku bersalah atas tindakan sembrono karena telah membantu putranya mendapatkan senapan serbu yang digunakan dalam penembakan massal tersebut.

2 Orang Di Swiss Tewas Tertembak, Polisi Melakukan Pencarian Pelaku

STARSUNLEASH – Di Sion dan Alpine Wallis, Swiss Selatan, pada Senin 11 Desember 2023, seorang pria bersenjata menembak dua orang dan melukai satu orang lainnya.

Hingga saat ini, petugas polisi yang menerima laporan penembakan sedang mencari pelaku. Namun, identitas dan alasan pelaku belum diketahui. Pelaku mengenal korban berdasarkan kesaksian keluarga mereka. Korban penembakan telah dimakamkan, dan korban yang terluka sedang menjalani operasi untuk mengeluarkan peluru dari tubuh mereka.

“Dua orang dikabarkan tewas dan satu orang terluka pada saat kejadian. Pihak kami saat ini sedang melakukan operasi besar-besaran dalam upaya penangkapan pelaku penembakan yang dikabarkan lari ke kota lain.” Ucap polisi yang menangani kasus tersebut.

Karena Dirundung, Seorang Siswi 14 Tahun Tembak Mati Teman Sekelasnya Sebelum Bunuh Diri

STARSUNLEASH – Pada hari Kamis, 7 Desember 2023, seorang gadis berusia 14 tahun menembak beberapa teman sekelasnya menggunakan senjata api, hingga mengakibatkan kematian dari salah satu temannya.

Penembakan terjadi di Kota Bryansk, Rusia, dan menyebabkan 5 orang terluka dan 1 orang tewas. Pelaku menembak teman sekelasnya dan kemudian mengarahkan senapan ke kepalanya sendiri, bunuh diri. Pihak kepolisian percaya bahwa pelaku mengalami perundungan dari korban anak laki-laki.

“Kelima korban yang terluka adalah remaja dan telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Kondisi mereka saat ini dianggap stabil, salah satunya sedang menjalani operasi.” Ucap Kementrian Kesehatan Russia.

Penembakkan Massal Di Texas AS Menewaskan 6 Orang Tak Bersalah

STARSUNLEASH – Kamis, 7 Agustus 2023, terjadi penembakkan massal di wilayah Texas, AS, yang menewaskan enam orang dan melukai tiga orang lainnya.

Penembakan di Austin tersebut telah menyebabkan empat orang tewas dan baku tembak antara tersangka dan polisi. Seorang pelaku berusia 32 tahun tersebut ditangkap oleh polisi lokal setelah kejadian berakhir.

Pihak kepolisian juga menyatakan bahwa mereka menerima laporan dari pemerintah Austin untuk melakukan pemeriksaan rumah yang dikaitkan dengan pria pelaku penembakkan massal tersebut. Di sana, mereka menemukan mayat dua orang tua berusia 55 dan 56 tahun, yang diduga merupakan orang tua pelaku.

“Kami belum memiliki identifikasi pasti saat ini. Tapi kami cukup yakin bahwa kedua korban ini adalah orang tua tersangka yang saat ini sedang kami tahan.” Ucap Sheriff Javier Salazar dari Bexar County.

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Berantai 4 Orang Di Los Angeles

STARSUNLEASH – Di Los Angeles, Amerika Serikat, polisi berhasil menangkap pelaku penembakan dan perampokan berantai terhadap empat orang pada Minggu (3/12/2023).

Jerrid Joseph Powell, 33 tahun, diidentifikasi sebagai pelaku dari empat kejadian penembakan fatal yang terjadi di Los Angeles minggu kemarin. Sebelumnya, Powell menembak tiga orang tunawisma yang tidak memiliki rumah di trotoar atau gang di wilayah Los Angeles. Powell juga telah ditahan atas tuduhan keterlibatan dalam pembunuhan dan perampokan rumah. Powell saat ini sedang menjalani proses interogasi untuk mendapatkan informasi tentang apa yang mendorongnya untuk melakukan hal itu.

“Dua puluh empat jam yang lalu kami mengumumkan ada seorang pembunuh yang berkeliaran dan empat orang dibunuh secara brutal. Sekarang pelaku sudah berhasil ditahan.” Ucap Wali Kota Los Angeles Karen Bass.

Pelaku Pencurian Motor Di Bogor Lepas Tembakan Saat Aksinya Diketahui Petugas Damkar

STARSUNLEASH – Di Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada hari Sabtu (2/12/2023), petugas pemadam kebakaran berhasil menghentikan pencurian mobil.

Awal mula kejadian adalah ketika petugas damkar berinisial D beristirahat di truk pemadam kebakaran dan melihat seseorang yang gerak-geriknya mencurigakan dengan membawa kunci leter T dan mendekati motor yang terparkir. D berteriak meminta bantuan, dan pelaku melarikan diri. Pelaku melepaskan tembakan dari senjata api ke salah satu truk damkar saat hendak dikejar.

“Untungnya tidak ada korban jiwa dari penembakan tersebut. Lebih jelasnya nanti kami akan koordinasi dengan Puslabfor Mabes Polri yang akan melakukan uji balistik dan pengujian scientific untuk mengecek lubang dari hasil kejadian ini.” Ucap Kapolsek Cileungsi AKP Yohannes Redhoi Sigiro.