Basarnas Padang Masih Mencari 12 Pendaki Yang Hilang Di Gunung Marapi

STARSUNLEASH – Basarnas Padang mengumumkan pada Senin (4/12/2023) malam bahwa mereka sedang berusaha mencari dua belas pendaki yang terjebak saat erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat.

Basarnas Padang melaporkan bahwa ada 74 pendaki yang terjebak ketika erupsi Gunung Marapi. Dari mereka, 63 telah ditemukan dan 12 lainnya masih dicari. Tim Basarnas menemukan pendaki yang selamat atau meninggal dunia. Mereka saat ini sedang dalam proses evakuasi, dan hasilnya akan diumumkan.

“Jumlah survival saat ini sudah sampai 75 orang yang sudah terdaftar di posko. 49 sudah terevakuasi dengan selamat, sebagian sudah pulang ke rumah masing-masing, sebagian juga ada yang sedang di rawat di RS Padang Panjang dan Bukittinggi. selanjutkan, tim gabungan berhasil menemukan 3 orang selamat dan 11 orang dalam keadaan meninggal dunia.” Ucap Kepala Basarnas Padang, Abdul Malik.

Gunung Marapi Erupsi Kembali, Semburan Abu Vulkanik Terlihat Beberapa Kali Keluar

STARSUNLEASH – Gunung Marapi di Sumatera Barat mengalami beberapa kali erupsi pada Minggu (3/12/2023), dalam erupsi tersebut, gunung aktif itu terlihat mengeluarkan abu vulkanik berwarna abu dan hitam pekat.

Gunung dengan ketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut ini telah mengalami erupsi sejak Februari 2023. Menurut Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), mereka tidak dapat memprediksi kapan dan di mana erupsi akan terjadi, tetapi mereka akan memberi tahu orang secara langsung jika ada sesuatu yang dapat memicu erupsi. Saat ini, gunung di Sumatera Barat itu telah diberi status waspada. Orang tidak boleh mendekati gunung dalam radius tiga kilometer.

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Diharap Warga Menjauh Dari Lokasi

STARSUNLEASH – Di Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada Minggu (26/11/2023), mengeluarkan kolom abu yang tingginya sekitar 607 meter di atas permukaan laut, atau 450 meter dari puncak.

Seismograf dengan amplitudo maksimal 50 mm dan durasi sekitar 32 detik merekam kejadian tersebut. Menurut Andi Suardi, Kepala Pos Pantau Gunung Krakatau yang berlokasi di Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, permukiman terdekat dari Gunung Anak Krakatau adalah Pulau Sebesi, yang berjarak 16,5 kilometer. Selain itu, dia meminta masyarakat dan nelayan di daerah tersebut untuk menghindari sekitar 5 kilometer dari area Gunung Anak Krakatau.

“Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada level III siaga dengan rekomendasi masyarakat, nelayan, pendaki gunung, tidak mendekati gunung dengan radius 5 kilometer.” Ucap Andi.

Muntahkan Asap Vulkanik Setinggi 15.000 Meter, Gunung Lawu Diwaspadai

STARSUNLEASH – Sebelumnya, diketahui bahwa Gunung Ulawun, yang berada di pulau New Britain di Papua Nugini, adalah gunung merapi aktif yang merupakan salah satu gunung yang paling berbahaya di dunia karena dapat menyebabkan bencana alam lain seperti tsunami, gempa bumi bermagnitudo tinggi, dan resiko erupsi yang besar.

https://starsunleash.com/

Sekitar pukul 15.30 waktu setempat, gunung tersebut terlihat dari jauh mengeluarkan asap vulkanik yang mencapai ketinggian sekitar 15.000 meter dari puncak. Pemerintah setempat meminta orang untuk menjauh dari lokasi kejadian dan mempersiapkan erupsi susulan yang sangat membahayakan. Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA), erupsi di Papua dapat menyebabkan tsunami di pantai Jepang.