Bumi Semakin Panas, Ini Dia 5 Cara Mengurangi Pemanasan Global

STARUNLEASH – Peningkatan suhu planet kita adalah hasil dari ketidakseimbangan ekologis yang berujung pada kenaikan temperatur rata-rata atmosfer, lautan, dan permukaan bumi. Sepanjang abad terakhir, kenaikan suhu di permukaan bumi tercatat sekitar 0.74 ± 0.18 derajat Celsius. Perubahan ini merupakan pemicu utama dari berbagai bencana yang merugikan kehidupan manusia.

Isu pemanasan global adalah masalah mendesak yang memerlukan respon serius dari semua lapisan masyarakat global. Peningkatan suhu ini dipicu oleh berbagai hal, khususnya dari meningkatnya gas rumah kaca akibat aktivitas manusia. Berikut adalah metode yang bisa kita terapkan untuk menanggulangi pemanasan global yang kian memburuk.

1. Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Menekan pemanasan global bisa dimulai dengan mengurangi emisi gas rumah kaca. Gas-gas seperti karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dan nitrous oxide (N2O) memiliki andil besar dalam efek rumah kaca. Tindakan yang bisa diambil termasuk beralih ke sumber energi yang terbarukan. Penggunaan energi dari sumber matahari, angin, air, dan panas bumi membantu mengurangi ketergantungan kita pada bahan bakar fosil, yang merupakan penyumbang utama CO2.

Tindakan lain seperti penggunaan teknologi yang lebih efisien, seperti lampu yang hemat energi, kendaraan listrik, dan isolasi bangunan yang baik, dapat mengurangi konsumsi energi serta emisi yang dihasilkan. Reforestasi atau penanaman kembali hutan juga penting, karena dapat menyerap CO2 dari atmosfer.

2. Manajemen Sumber Daya dan Sampah

Pengelolaan sumber daya dan sampah yang baik juga krusial dalam upaya penanggulangan pemanasan global. Daur ulang dan pengkomposan sampah dapat meminimalisir jumlah sampah di tempat pembuangan akhir yang menghasilkan gas metana. Selain itu, mengurangi penggunaan plastik dapat menekan pemanasan global karena plastik yang tidak terurai menjadi masalah lingkungan dan proses produksinya mengeluarkan emisi berbahaya. Memilih produk dengan kemungkinan daur ulang atau dampak lingkungan yang rendah selama siklus hidupnya juga disarankan.

3. Mengubah Gaya Hidup dan Pola Konsumsi

Perubahan perilaku sehari-hari, meski kecil, dapat memberi efek signifikan terhadap pengurangan pemanasan global. Mengurangi konsumsi daging, khususnya daging sapi yang produksinya mengeluarkan gas metana dan membutuhkan banyak sumber daya, adalah salah satu langkahnya. Berjalan kaki, bersepeda, menggunakan transportasi umum, atau berbagi kendaraan dapat mengurangi emisi dari kendaraan pribadi.

Penghematan air dan listrik juga berkontribusi pada upaya ini, karena penggunaan yang bijaksana mengurangi konsumsi energi dan emisi yang terkait.

4. Memanfaatkan Teknologi yang Berkelanjutan

Kemajuan teknologi menawarkan solusi untuk mengurangi pemanasan global, seperti penggunaan desain bangunan hijau yang efisien energi untuk mengurangi kebutuhan akan pemanasan dan pendinginan, yang merupakan konsumsi energi besar.

Penyempurnaan teknologi bersih dan inovasi dalam pembuatan produk serta proses industri juga berperan dalam menghasilkan emisi gas rumah kaca yang lebih sedikit.

5. Kebijakan dan Regulasi Pendukung

Keterlibatan pemerintah dan lembaga internasional sangatlah penting untuk memastikan upaya bersama dalam skala besar, termasuk kesepakatan internasional seperti Kesepakatan Paris, yang merupakan komitmen negara-negara untuk menekan emisi mereka.

Pemerintah juga bisa memberi insentif untuk investasi di bidang energi terbarukan dan teknologi berkelanjutan. Pendidikan dan peningkatan kesadaran publik juga penting dalam mengurangi pemanasan global.

Pemanasan global adalah tantangan yang harus kita hadapi bersama, dan dengan mengimplementasikan langkah-langkah tersebut, kita dapat bersama-sama mengurangi dampak dan risiko yang ditimbulkan oleh pemanasan global. Kesadaran dan aksi kolektif adalah kunci untuk mewujudkan masa depan yang lebih lestari dan ramah lingkungan bagi generasi mendatang.

Guguran Lava Di Gunung Merapi Keluar Sejauh 1,5 Kilometer Di Yogyakarta

STARSUNLEASH – Sebuah guguran lava pijar yang meluncur dari puncak kawah Gunung Merapi sejauh 1,5 kilometer telah direkam oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).

Data BPPTKG menunjukkan bahwa selama periode pengamatan pada tanggal 11 Desember 2023, dari pukul 00.00 hingga 24.00 WIB, terjadi 24 guguran lava dengan luncur maksimal 1.900 meter ke arah Kali Bebeng dan tiga guguran lava dengan luncur 1.000 meter ke arah Kali Bonyong. Akibat bencana tersebut, Gunung Merapi saat ini berada di Tahap Siaga Level III karena aktivitasnya. Pemerintah meminta orang-orang untuk segera menjauh dari tempat kejadian dan selalu siaga.

“Pihak BPPTKG dan lembaga pemerintahan yang lain menghimbau kepada para masyarakat untuk menjauhi gunung marapi agar tidak terjadi kecelakaan. Kita tunggu hasil selanjutnya dari kejadian yang menimpa banyak orang ini.” Ucap Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso.

6 Orang Meninggal Dunia Imbas Tornado Menerjang Tennessee AS

STARSUNLEASH – Pada hari Minggu, 10 Desember 2023, badai tornado menerjang wilayah Tennessee di Amerika Serikat, menewaskan enam orang dan menyebabkan kerusakan pada bangunan dan rumah di sekitarnya.

Selain itu, bencana alam tersebut menyebabkan listrik padam, yang berdampak pada 80.000 orang yang tinggal di daerah tersebut. Joe Pitts, wali kota Clarksville, mengumumkan keadaan darurat dan menetapkan jam malam. Selain itu, Joe menyatakan bahwa seluruh aparat kepolisian, pemadam kebakaran, dan lembaga kemasyarakatan saat ini menyusur dan memperbaiki kerusakan di daerah yang terkena dampak bencana alam tersebut.

“Kami masih melakukan upaya pencarian terhadap korban yang terkena dampak bencana alam yang merugikan ini dan turut berbela sungkawa terhadap keenam korban yang meninggal, 23 orang yang saat ini dirawat dirumah sakit, dan beberapa orang yang mengalami kerusakan rumah.” Ucap Joe Pitts.

Gempa M 6,3 Mengguncang Wilayah Melonguane Sulawesi Utara

STARSUNLEASH – Pada Senin, 4 Desember 2023, gempa bumi terjadi di daerah Melonguane di Sulawesi Utara (Sulut). Magnitudo gempa adalah 6,3.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa terjadi pada pukul 08.06 WIB dan berpusat di laut, 1215 km dari timur laut Melonguane, Sulawesi Utara.

https://starsunleash.com/

“Gempa Mag 6.3 pada 4 Desember 2023 pukul 08.06.25 WIB. Kedalaman 62 KM. Belum diketahui dampak kerusakan atau ada tidaknya korban jiwa akibat gempa tersebut.” Tulis BMKG.

Maluku Tengah Diguncang Gempa Dengan Magnitudo 4,9

STARSUNLEASH – Pada hari Sabtu, 2 November 2023, gempa bumi mengguncang Kabupaten Maluku Tengah dengan magnitudo 6,9. Gempa berpusat di titik 2,61 Lintang Selatan dan 129,46 Bujur Timur.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), informasi awal tentang gempa yang mengguncang Maluka Selatan tersebut berfokus pada kecepatan. Oleh karena itu, hasil pengolahan data belum stabil dan dapat berubah seiring kelengkapan data. Hingga saat ini, tidak ada laporan korban meninggal dunia atau kerusakan yang disebabkan oleh gempa bumi ini.

Pemerintah setempat dan BMKG mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap bencana alam yang tidak dapat diprediksi dan mengikuti protokol yang telah ditetapkan saat terjadi bencana alam di daerah tempat tinggal mereka.

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Diharap Warga Menjauh Dari Lokasi

STARSUNLEASH – Di Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada Minggu (26/11/2023), mengeluarkan kolom abu yang tingginya sekitar 607 meter di atas permukaan laut, atau 450 meter dari puncak.

Seismograf dengan amplitudo maksimal 50 mm dan durasi sekitar 32 detik merekam kejadian tersebut. Menurut Andi Suardi, Kepala Pos Pantau Gunung Krakatau yang berlokasi di Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, permukiman terdekat dari Gunung Anak Krakatau adalah Pulau Sebesi, yang berjarak 16,5 kilometer. Selain itu, dia meminta masyarakat dan nelayan di daerah tersebut untuk menghindari sekitar 5 kilometer dari area Gunung Anak Krakatau.

“Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada level III siaga dengan rekomendasi masyarakat, nelayan, pendaki gunung, tidak mendekati gunung dengan radius 5 kilometer.” Ucap Andi.

Muntahkan Asap Vulkanik Setinggi 15.000 Meter, Gunung Lawu Diwaspadai

STARSUNLEASH – Sebelumnya, diketahui bahwa Gunung Ulawun, yang berada di pulau New Britain di Papua Nugini, adalah gunung merapi aktif yang merupakan salah satu gunung yang paling berbahaya di dunia karena dapat menyebabkan bencana alam lain seperti tsunami, gempa bumi bermagnitudo tinggi, dan resiko erupsi yang besar.

https://starsunleash.com/

Sekitar pukul 15.30 waktu setempat, gunung tersebut terlihat dari jauh mengeluarkan asap vulkanik yang mencapai ketinggian sekitar 15.000 meter dari puncak. Pemerintah setempat meminta orang untuk menjauh dari lokasi kejadian dan mempersiapkan erupsi susulan yang sangat membahayakan. Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA), erupsi di Papua dapat menyebabkan tsunami di pantai Jepang.

Gempa Bumi Berskala 6,7 Magnitudo Di Filipina Menewaskan 7 Orang Korban

STARSUNLEASH – Pada hari Sabtu, 18 November 2023, gempa bumi besar berskala 6,7 Magnitudo mengguncang Filipina, menyebabkan longsor dan kerusakan pada banyak bangunan. Dilaporkan bahwa gempa tersebut telah menghancurkan 60 rumah di empat provinsi dan menghancurkan 32 jalan dan jembatan di daerah tersebut.

Dilaporkan bahwa bencana tersebut menewaskan tujuh orang, dimulai dengan puing-puing yang jatuh dari mal di Kota General Santos yang meremukkan seorang wanita hingga tewas. Suami istri yang terjepit di bawah tembok beton yang runtuh di Kota General Santos, Satu orang lainnya meninggal dunia akibat tertimpa bangunan baja yang runtuh di provinsi Sarangani. Dewan Manajemen Pemerintah melaporkan dua orang lagi meninggal di Glan dan Malapatan. Namun, belum ada informasi tentang penyebab kematian kedua korban tersebut. Terakhir, seorang pria tua tewas tertimpa batu besar yang terguling dari bukit dekat rumahnya di Davao Occidental City.

Dewan Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional di Manila mengatakan bahwa gempa ini sering terjadi di beberapa wilayah yang ada di Filipina, khususnya di sepanjang “Cincin Api” Pasifik, sebuah rangkaian aktivitas seismik dan vulkanik yang intens yang membentang dari Jepang hingga Asia Tenggara dan melintasi cekungan Pasifik.

Lahan Basah Terbesar Di Dunia, Pantanal Terbakar Akibat Gelombang Panas

STARSUNLEASH – Pantanal, lahan basah terbesar di dunia, terbakar pada Rabu (15/11/2023). Menurut para ahli, gelombang panas yang tinggi di wilayah tersebut diduga menyebabkan kebakaran, yang memicu percikan api dan menyebar ke seluruh area. Kebakaran menempatkan banyak flora dan fauna lokal di ambang kepunahan. Pemadam kebakaran telah mengatasi beberapa lokasi wilayah kebakaran hingga saat ini, tetapi masih ada beberapa area yang mungkin terbakar.

Di negara bagian Mato Grosso Selatan Brasil, Pantanal melingkupi wilayah basah tropis terbesar di dunia. Patanal memiliki luas antara 140.000 dan 195.000 km2, dan merupakan cekungan yang menerima air limpasan dari daerah yang lebih tinggi.

Longsor Setinggi 20 Meter Menerjang Jalan Raya Batutulis Bogor

STARSUNLEASH – Telah terjadi bencana alam longsor dari tebing berukuran 20 meter Di Kota Bogor, dan saat ini Satlantas Polresta Bogor yang dipimpin oleh Ipda Damela mengalihkan lalu lintas di Jalan Raya Batutulis menuju Stasiun Batutulis yang berada di Kota Bogor, Jawa Barat pada Kamis (16/11/2023).

Damela mengatakan bahwa pengalihan lalulintas dua arah dilakukan karena sebagian badan jalan tergesur longsor untuk mengurangi longsor susulan. Selain itu, Damela mengatakan bahwa longsor tersebut mengakibatkan pengalihan sebagian badan jalan, yang menyebabkan kemacetan dari jalan raya Batutulis hingga jalan raya Sukasarindi di Jl. Pajajaran, Kota Bogor.

“Jadi tadi sore sekitar pukul 16.30 WIB saat hujan deras, kembali terjadi longsor di Jl Mbah Dalem ini menuju ke Stasiun Batutulis. Longsor cukup besar dengan ketinggian hampir 20 meter, lebar ada sekitar 50-60.” Ucap Ipda Damela.

1 Balita Tewas Diterjang Banjir Bandang Besar Di Aceh Tenggara

STARSUNLEASH – Desa Pasir Panjang, Kecamatan Semadam, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, dilanda banjir bandang pada Senin (13/11/2023). Peristiwa tersebut menyebabkan dua orang luka dan satu anak berusia dua tahun meninggal terseret arus banjir. Ketika kejadian terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, hujan lebat menyebabkan air mengalir ke beberapa sungai dan meluap ke pemukiman penduduk. Sampai berita ini diturunkan, banjir menyebabkan tiga rumah rusak berat, satu rumah rusak sedang, dan satu rumah rusak ringan.

Diketahui bahwa banjir bandang merupakan banjir besar yang muncul secara tiba-tiba dengan meluap, menggenangi, dan mengalir deras, menghanyutkan benda-benda dan menyebabkan terbendungnya aliran sungai pada alur sungai. Beberapa penyebab banjir bandang adalah hujan deras, pembuangan sampah sembarangan, penebangan hutan, adanya bangunan di daerah resapan air, jebolnya tanggul penampung air, faktor tinggi rendahnya daratan, dan volume air yang besar.

Bandung Diprediksi Akan Dilanda Banyak Bencana Seperi Banjir, Longsor, Dan Puting Beliung

STARSUNLEASH – Bandung berada pada ketinggian 791 meter di atas permukaan laut dan sisi utara umumnya lebih tinggi dibandingkan sisi selatan. Meski dulu disebut Paris Van Java karena keindahan kotanya, saat ini Bandung diprediksi akan banyak mengalami bencana alam di banyak tempat di kota Bandung.

Bencana alam banjir masih melanda banyak tempat seperti Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot, Bojongsoang, dan Majalaya. Kawasan ini termasuk salah satu kawasan rawan banjir akibat meluapnya sungai di sekitar lokasi. Sedangkan bencana alam tanah longsor sering terjadi di daerah pegunungan yang berbukit atau berbukit seperti Ciwidey, Lembang, Manglayang dan daerah lain yang terletak pada dataran tinggi dan terjal. Ada juga bencana alam seperti angin puting beliung yang mungkin terjadi di berbagai wilayah di Bandung akibat perubahan iklim parah yang akan terjadi. Di harapkan untuk para masyarakat untuk siap siaga dan melaporkan secepatnya jika ada bencana alam yang sedang terjadi.