Pemotor Di Makassar Ditembak Bocah 13 Tahun Menggunakan Panah

STARSUNLEASH – Pada Rabu, 6 Desember 2023, seorang pemotor bernama Firdaus (38) ditembak dengan busur panah oleh anak bernama F (13) di Makassar, Sulawesi Selatan.

Polisi menangkap pelaku pada pagi hari di Kecamatan Biringkanaya, Makassar. Menurut AKP Wahid, Kasi Humas Polrestabes Makassar, pemuda tersebut telah mempersiapkan tindakan tersebut karena memiliki dendam terhadap korban. Pelaku telah ditahan di Mapolsek Biringkanaya untuk pemeriksaan tambahan. Namun, karena pelaku masih di bawah umur, penyidik tetap menggunakan UU Perlindungan Anak.

“Jadi, antar pelaku dan korban ini ada rasa dendam, karena merasa sakit hati pernah dianiaya oleh korban sehingga melakukan hal tersebut. Karena pelaku masih 13 tahun, maka harus dilakukan sebagai kasus tindak pidana yang pelakunya anak dibawah umur. Maka tetap dilakukan Undang-Undang Perlindungan Anak.” Ucap Wahid.

Bocah 6 Tahun Ditembak 2 Orang Menggunakan Busur Panah

STARSUNLEASH – Pada hari Senin, 4 Desember 2023, polisi Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), menangkap dua pelaku penembakan anak berinisial MA (6) dengan busur panah.

Polisi mengatakan peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba. Orang tua korban pertama kali membongkar ayam potong untuk dijual. MA kemudian membuka pintu dan pergi dari rumahnya. Namun, di depan pintunya, sekelompok anak dengan mudah menyerangnya dengan melepaskan busur dan mengenainya, membuatnya luka.

“Jadi orang tuanya (korban) ini lagi bongkar ayam potong yang akan dijual, jadi anaknya sempat buka pintu juga, seketika itu ada sekelompok anak muda yang lewat melakukan penyerangan melepaskan anak busur. Sudah ada dua orang diamankan, tapi harus kita faktakan dulu apa dia pelaku utama atau bukan.” Ucap Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Bachtiar.

Kapal Motor Di Perairan Pangkep Tenggelam, 5 Penumpang Tewas

STARSUNLEASH – Pada hari Minggu, tanggal 3 Desember 2023, kapal motor Resky yang membawa 15 orang tenggelam di Perairan Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dilaporkan bahwa sepuluh penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, dan lima di antaranya meninggal dunia.

Saat ini, tidak ada informasi yang lengkap tentang alasan kejadian tragis dan kematian korban. Menurut Mexianus Bekabel, kepala Basarnas Makassar, upaya evakuasi dan pencarian korban selama empat jam telah dihentikan. Lima jenazah dari insiden tersebut telah diserahkan ke keluarga korban di Pulau Pajenekang.

“Tim Sar Gabungan dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapannya terima kasih. Jadi kurang lebih sekitar 4 jam setengah. Lima jenazah sudah kami bawa juga ke pihak keluarga di rumah duka, Pulau Pajenekang.” Ucap Mexianus.