Polisi Bogor Musnahkan 8 Ribu Miras Dan Petasan Yang Jadi Pemicura Tawuran

STARUNLEASH – Beverase beralkohol atau yang lebih dikenal sebagai minuman keras adalah jenis minuman yang terbuat dari etanol hasil proses penyulingan, yang biasanya diproduksi melalui fermentasi dari biji-bijian, buah, atau sayuran. Substansi etanol yang terkandung di dalamnya adalah zat psikoaktif yang dapat menurunkan tingkat kesadaran seseorang saat dikonsumsi.

Ada aturan ketat yang diberlakukan di berbagai negara terkait dengan penjualan minuman yang mengandung alkohol, yang biasanya hanya diizinkan untuk kelompok usia dewasa. Indonesia merupakan salah satu negara yang menegakkan larangan terhadap peredaran minuman keras ilegal.

Untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku, seringkali dilaksanakan operasi razia untuk menindak penjualan minuman keras yang tidak sesuai dengan ketentuan. Operasi ini merupakan bagian dari penerapan peraturan yang dikeluarkan oleh Menteri Perdagangan, yaitu Permendag nomor 6 tahun 2015, yang mengatur tentang pengawasan pengadaan, distribusi, dan penjualan minuman beralkohol.

Beberapa alasan yang mendorong orang untuk mengonsumsi minuman keras antara lain faktor psikologis seperti tekanan hidup, depresi, serta kesulitan dalam beradaptasi dengan lingkungan. Faktor sosial, seperti pengaruh dari lingkungan sekitar yang mengonsumsi alkohol, juga berpengaruh, begitu pula dengan kebiasaan lingkungan yang menganggap konsumsi alkohol berlebihan sebagai hal yang wajar.

Baru-baru ini, Kepolisian Resor Kota Bogor bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Bogor telah melakukan pemusnahan terhadap kembang api dan minuman keras dari berbagai jenis dan merek yang merupakan hasil dari Operasi Lilin Lodaya tahun 2023. Barang-barang tersebut dianggap sebagai pemicu terjadinya gangguan keamanan seperti perkelahian dan tawuran.

“Kita telah melaksanakan konferensi pers terkait dengan hasil operasi menjelang pergantian tahun yang menargetkan minuman keras dan kembang api,” ujar Kepala Polresta Bogor Kota, Komisaris Besar Bismo Teguh Prakoso, di Markas Komando Satuan Lalu Lintas Kedunghalang.

Beliau menambahkan, “Kedua hal ini menjadi penyebab kerawanan keamanan dan ketertiban masyarakat karena bisa memicu provokasi yang berujung pada perkelahian atau konflik lainnya.”

Bismo juga menginformasikan bahwa operasi yang telah dimulai sejak tanggal 22 Desember 2023 berhasil mengamankan berbagai jenis minuman keras dengan total 8.171 botol dan 2.928 buah kembang api. Barang-barang ini diperoleh dari berbagai toko kelontong yang tersebar di Kota Bogor.

“Jumlah yang berhasil kita amankan dalam operasi ini adalah 8.171 botol minuman keras dan 2.928 buah kembang api. Kegiatan ini menjangkau seluruh wilayah Kota Bogor,” tutur Bismo.

Dia menekankan bahwa kegiatan operasi terhadap minuman keras dan kembang api akan terus berlanjut sampai Operasi Lilin Lodaya berakhir di awal Januari 2024. Tujuannya adalah untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif di Kota Bogor saat malam pergantian tahun.

“Dengan hasil operasi ini diharapkan dapat mengurangi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dan memastikan keamanan, sehingga perayaan tahun baru di Kota Bogor dapat berlangsung dengan aman dan kondusif,” pungkas Bismo.

“Operasi ini dijadwalkan dari tanggal 22 Desember sampai dengan 2 Januari 2024, sesuai dengan regulasi daerah yang ada,” lanjutnya, merujuk pada peraturan daerah dan peraturan walikota yang mengatur tentang peredaran minuman alkohol.

Hendak Tawuran, 26 Remaja Membawa Sajam Dan Molotov Ditahan Di Jakbar

STARSUNLEASH – Pada hari Selasa, 11 Desember 2023, sekitar pukul 03.15 WIB, dua puluh enam remaja yang diduga merencanakan tawuran telah ditangkap oleh polisi di wilayah Jakarta Barat.

Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat menangkap pelaku tawuran saat sedang menyisir wilayah tersebut di malam hari. Menurut AKBP M Hari Agung Julianto, Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, para remaja tersebut ditangkap karena membawa sejumlah senjata tajam, termasuk sepuluh celurit, dua stik golf, dua corbek, samurai, dan satu botol molotov. Remaja-remaja tersebut saat ini sedang diperiksa oleh polisi.

“Saat ini sebanyak 26 remaja dengan barang bukti senjata tajam telah diamankan di Polsek. Hingga kini pihak kita sedang menjalani proses penyidikan dan para pelaku akan kami tindak tegas hingga ke proses hukum lebih lanjut.” Ucap Agung.

5 Pelaku Tawuran Di Palembang Diminta Menyerahkan Diri Ke Kepolisian

STARSUNLEASH – Di Jalan Irigasi, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat 1, Palembang, terjadi tawuran siswa yang mengakibatkan kematian seorang remaja berinisial FF (18) yang mengalami luka bacok di tubuhnya.

Saat ini, salah satu dari enam pelaku tawuran yang membunuh berinisial Kennedy telah ditangkap oleh Tim Opsal Unit 1 Subdit III Jatanras Polda Sumatera Selatan. Menurut Dirreskrimum Polda Sumsel Anwar Reksowidjojo, keenam pelaku membacok korban menggunakan sajam corbek dan memukul punggungnya dengan parang hingga tewas pada Jumat (8/12/2023) sekitar pukul 21.30 WIB di Mall JM Plaju Palembang. Anwar juga meminta pelaku lainnya untuk segera menyerahkan diri ke polisi.

“Korban sempat dibawa ke rumah sakit umum, dan sempat dilakukan perawatan medis, namun nyawa korban tak tertolong. Saat ini kami tegaskan kepada pelaku lainnya segera menyerahkan diri, karena identitas mereka sudah kami kantongi.” Ucap Anwar.

Bentrok Warga Antar Kampung Di Bogor Bacok 2 Orang

STARSUNLEASH – Di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terjadi bentrok kampung pada hari Senin (5/12/2023). Warga Kampung Cibedug Girang dan Kampung Panggulaan berselisih.

Menurut Kompol Birman Simanulang, Kapolsek Sukaraja, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIB ketika 20 orang dari Kampung Cibedug Girang memulai penyerangan ke Kampung Panggulaan. Terjadi pertempuran sengit dengan senjata tajam. Selain itu, Birman menyatakan bahwa kebencian antara kedua belah pihak menyebabkan penyerangan tersebut. Saat ini diketahui bahwa dua warga terluka akibat bacokan senjata tajam.

“Pihak kepolisian akhirnya kembali mempertemukan kedua belah pihak dalam pengupayaan penyelesaian dari pertikaian ini, dan sudah memanggil semua pihak termasuk kades, tokoh masyarakat dari kedua kampung yang bertikai agar permasalahan ini tidak berkepanjangan.” Ucap Birman.

4 Remaja Yang Terlibat Tawuran Pelajar Di Bogor Ditangkap Polisi

STARSUNLEASH – Pada hari Senin, 4 Desember 2023, empat remaja yang diduga terlibat dalam tawuran antar siswa menggunakan senjata tajam telah ditangkap oleh petugas kepolisian Kota Bogor.

Kompol Sularso, Kapolsek Parung, menyatakan bahwa personelnya berhasil mengamankan keempat pelaku, yaitu R (16), PS (16), AM (17), dan FS (16), bersama dengan sejumlah barang bukti, termasuk senjata api. Mereka saat ini sedang melakukan pemeriksaan tambahan atas insiden tersebut, melakukan pembinaan, dan memanggil orang tua dan pihak sekolah.

“Para pelaku saat ini sudah dilakukan pemeriksaan, masih terus dilakukan pengembangan, serta pendalaman lebih lanjut. Diketahui akibat aksi tawuran tersebut tidak terdapat korban jiwa, dan dibuat seperti konten-konten saja. Terlihat dalam video ada beberapa rekannya yang memvideokan.” Ucap Sularso.

Pelaku Tawuran Antar Pemuda Di Jakarta Barat Menggunakan Air Keras Ditangkap

STARSUNLEASH – Di Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat, pada Rabu (29/11/2023), dua remaja diduga terlibat dalam tawuran besar dengan air keras dan senjata tajam, yang mengakibatkan korban berinisial AF terluka.

Menurut Kapolsek Tamansari Kompol Adhi Wananda, tawuran terjadi di depan kantor RW 05 di Jalan Manggala Besar 1 Dalam RT 05 RW 05, Kelurahan Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat, pada Sabtu (29/10) sekitar pukul 23.00 WIB dini hari. Dilaporkan bahwa korban yang sedang nongkrong di depan pos RW didatangi oleh kelompok kriminal yang terdiri dari sekitar sepuluh orang. Korban saat ini mengalami luka yang disebabkan oleh air keras di wajah, perut, tangan kanan, dan kedua kakinya.

“Pelaku penyiram air keras dan satu rekannya yang telah berhasil kita tangkap dijerat dengan Pasal 170 KUHP dan Pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Darurat No 12 Tahun 1951. Saat ini kami masih melakukan pencarian terhadap 8 pelaku komplotan kedua orang ini.” Ucap Adhi Wananda.

Tawuran Antar Geng Balepoy Vs Warmad Yang Memakan Korban

STARSUNLEASH – Di Kompleks Perumahan Palem, Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Senin (27/11/2023), terjadi tawuran antara Geng Balepoy dan Warmad, yang mengakibatkan pembunuhan dengan senjata tajam. Seorang korban saat ini dirawat di rumah sakit.

Dua belas orang yang terlibat dalam tawuran antar geng tersebut telah ditahan oleh polisi, dan polisi meminta anggota geng lain untuk menyerahkan diri sebelum mereka diringkus. Menurut Kompol Bambang Askar Sodiq, Kapolsek Pondok Aren, Geng Balepoy bergabung dengan Geng Rumtul yang dipimpin MFA, dan Ucok bergabung dengan Geng Warmad untuk tawuran.

Sebelum tawuran terjadi, kelompok tersebut mengambil senjata tajam dari rumah DRK dan menuju ke lokasi yang telah ditetapkan oleh kedua belah pihak. Di lokasi yang sudah ditetapkan, tawuran terjadi di antara kelompok tersebut, hingga menyebabkan seorang pelajar terluka parah. Polisi juga mengambil barang bukti senjata tajam yang digunakan dalam tawuran, yang mengakibatkan korban.

“Segera menyerahkan diri atau akan kami kejar, tangkap, walau sampai sembunyi di tempat apapun. Anak-anak muda yang ganggu ketenangan warga Kecamatan Pondok Aren yang mengganggu ketenangan warga Kecamatan Pondok Aren yang dikenal sebagai kecamatan santri dan agamis!.” Ucap Kompol Bambang di beberapa media yang bertujuan agar pelaku yang lari segera menyerahkan diri.

“Segera menyerahkan diri atau akan kami kejar, tangkap, walau sampai sembunyi di tempat apapun. anak-anak muda yang ganggu ketenangan warga Kecamatan Pondok Aren yang dikenal sebagai kecamatan santri dan agamis!.” Ucap Kompol Bambang di beberapa media yang bertujuan agar pelaku yang lari segera menyerahkan diri.

Diduga Ingin Berangkat Tawuran, Siswa Ini Hampir Menyerang Security Yang Ingin Melerai Kelompok Tersebut

STARSUNLEASH – Tawuran merupakan salah satu bentuk kekerasan antar geng sekolah yang saling menggunakan senjata tajam. Hal ini dipengaruhi oleh faktor lingkungan yang terdapat di Indonesia, dimana geng motor masih menjadi teror bagi masyarakat Indonesia. Bentrokan tersebut mengakibatkan banyak siswa yang masih bersekolah meninggal dunia.

Sebuah video viral muncul di Kalideres, Jakarta Barat, memperlihatkan sekelompok siswa yang hendak melakukan tawuran dengan menggunakan senjata tajam dan terlihat mengancam petugas keamanan yang berusaha membubarkan kelompok tersebut, Setelah itu kelompok pelajar tersebut meninggalkan lokasi kejadian. Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat Kompol Andri Kurniawan mengatakan, polisi sudah mendapat informasi terkait video tersebut dan tengah menyelidikinya. Ia mengatakan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 11.00 siang. Ia pun memanggil tiga orang saksi untuk dimintai keterangan guna mencari bukti mengenai pelaku kejahatan tersebut.